Cari Blog Ini

Minggu, 15 Juli 2012

sedikit corat coret


 Malam ini aku berbaring sendiri diri ditempat tidurku, aku tak tau apa yg harus kukerjakan, karena keadaan ku sedang terpuruk, aku sangat bingung melihat kehidupan ku didunia ni. Aku ditemani lagu dari club 80’s, membuat diriku teringat dengan teman2ku , saat masa masa sekolah, dimana saat saat kami mengawali pagi dengan satu hati, untuk menduduki kelas atau tidak masuk sama sekali, teringat saat kami kumpul bareng, tapi kini semua itu berat untuk ditemukan kembali, karena mereka teman,kawan sahabat apapun itu namanya sudah terbang untuk memperoleh jati diri yang lebih mengerti arti dunia, dan tanpa asa di relung hati .

            Di paraghrap kedua ini aku bingung ingin menulis apa, karena , jika ditumpahkan dengan kata kata, masa lalu itu berat dan mungkin lebih berat dengan mengingat tuhan. Kini waktu sudah menunjukkan pukul 01 LEWAT 6 menit, sulit rasanya kembali ke sedetik yang lalu saja, apa lagi jam jam yang lalu. Ku ingin jalani hari hari ini  menari dengan bintang bintang, aku tak tau caranya, berkata jujur dan dari hati berat sekali tak sanggup melihat terakhir wajah teman2, kini ingin rasanya mengejar diri kalian, memeluk kalian, dengan secangkir kopi. Kurelakan kepergian kalian.

            Dimana kalian sekarang, aku masih melanjutkan tulisanku untuk hati dari hati oleh hati, kutak ingin kalian pergi pergi lagi, aku tak mau sendiri, aku mohon temani aku, walau sekejap. Katanya pergi sebentar, aku masih menunggu tempat biasa, tapi harus berapa lama kutunggu setelah aku tahu bahwa kalian pergi dalam waktu yg tidak sebentar. Kesepian temanku saat semua beranjak pergi, dan sedikit secercah bintang mengedipkan silau cahayanya.

            Semua tentang kalian selalu membekas di hati ini. Semua kenangan tak mungkin dapat kubiarkan berlalu, dan hilang begitu saja, kutak rela, kutak ingin kalian lepaskan tali pertemanan kita selama ini, ingat lah cerita kita semua tak mungkin ku lepaskan dan berakhir dengan kata ‘BUBAR’

            Aku disini masih selalu menanti, kutak pernah letih menunggu. Aku  belum ingin dan tak rela mati sebelum melihat kalian di mata ku. Maka jangan terlalu lama teman pergi , karena menanti itu sangat sulit teman, karena kita sudah lama saling bersama sama, entah sampai kapan. Ingat kah kita saat saling menyadari baik tentang kebaikan atau pun keburukan, tak terlupakan itu semua. Mungkin terlalu munafik mengatakan itu semua, tapi memang itu yang ada tersimpan sekarang di hati, pasti tidak bisa bohong.

            Teman, aku tak ingin kita terlalu lama menunggu, untuk menemukan banyak karakter dengan dengan satu pemikiran, seperti dulu itu teman.

jangan ada tetes air mata selain tetes air mata kebahagiaan.
sekarang dan selamanya!


terima kasih
wassalam


Tidak ada komentar:

Posting Komentar